Aku hanya inginkan dia tau tentang perasaan ini, tapi ternyata dia ga mau perduli.
ya, mungkin menurut dia aku hanya pengisi waktu disaat dia sendiri saja. Tanpa dia sadari, bahwa dia telah memberi banyak harapan kosong untukku.
dia ingin aku menemani hari-harinya yang sepi, dia ingin aku menjadikannya teman, yang tidak sekedar teman biasa.
Dan disaat aku telah asyik dengan peranan itu, dia memintaku untuk melepasnya. Membiarkan aku mencari seseorang yang bisa menggantikannya. Mungkin karena dia memang tidak pernah merasa menjadi seseorang yang spesial untukku, atau mungkin dia telah menemukan seseorang yang jauh lebih baik dariku.
Aku sempat ingin tau alasan itu, namun setelah aku fikir lagi, percuma saja aku tau.
Dengan alasan yang masuk akal sekalipun, aku tetap tidak bisa terima keputusan dan alasan dia.

Dia tidak pernah tau, apa yang dia lakukan telah menorehkan luka dihatiku. Namun, yaa sudahlah, kalopun dia tau, dia ga mungkin bisa kembali lagi.
Aku akan berusaha seceria mungkin dihadapan dia.
Aku ga mau dia tau kalo aku lemah saat dia memutuskan, memberikan kebebasan kepadaku untuk memilih yang lain.
Aku tau, dia bukan seseorang yang sempurna, tapi apa dia sadar?? caranya membuatku jatuh hati sangat sempurna, sehingga saat inipun, saat dia tak lagi bersamaku, dia tetap menjadi bagian yang paling sempurna di hatiku.
Dia telah mengajarkan aku untuk tidak membencinya, meskipun dia telah memberikan luka yang mungkin tidak bisa aku lupakan.
Dan mulai saat ini, aku akan penuhi semua inginnya dia.
Aku akan mencari seseorang yang jauh lebih baik untukku, dan aku akan tunjukkan kepadanya, bahwa aku mampu tanpa dia !
bahkan aku akan jauh lebih bahagia tanpa dia.
ya, mungkin menurut dia aku hanya pengisi waktu disaat dia sendiri saja. Tanpa dia sadari, bahwa dia telah memberi banyak harapan kosong untukku.
dia ingin aku menemani hari-harinya yang sepi, dia ingin aku menjadikannya teman, yang tidak sekedar teman biasa.
Dan disaat aku telah asyik dengan peranan itu, dia memintaku untuk melepasnya. Membiarkan aku mencari seseorang yang bisa menggantikannya. Mungkin karena dia memang tidak pernah merasa menjadi seseorang yang spesial untukku, atau mungkin dia telah menemukan seseorang yang jauh lebih baik dariku.
Aku sempat ingin tau alasan itu, namun setelah aku fikir lagi, percuma saja aku tau.
Dengan alasan yang masuk akal sekalipun, aku tetap tidak bisa terima keputusan dan alasan dia.

Dia tidak pernah tau, apa yang dia lakukan telah menorehkan luka dihatiku. Namun, yaa sudahlah, kalopun dia tau, dia ga mungkin bisa kembali lagi.
Aku akan berusaha seceria mungkin dihadapan dia.
Aku ga mau dia tau kalo aku lemah saat dia memutuskan, memberikan kebebasan kepadaku untuk memilih yang lain.
Aku tau, dia bukan seseorang yang sempurna, tapi apa dia sadar?? caranya membuatku jatuh hati sangat sempurna, sehingga saat inipun, saat dia tak lagi bersamaku, dia tetap menjadi bagian yang paling sempurna di hatiku.
Dia telah mengajarkan aku untuk tidak membencinya, meskipun dia telah memberikan luka yang mungkin tidak bisa aku lupakan.
Dan mulai saat ini, aku akan penuhi semua inginnya dia.
Aku akan mencari seseorang yang jauh lebih baik untukku, dan aku akan tunjukkan kepadanya, bahwa aku mampu tanpa dia !
bahkan aku akan jauh lebih bahagia tanpa dia.
buat siapa itu teh ??...
BalasHapus