dia bilang, aku adalah mainan mu,
dia bilang, aku cuma pelarianmu saat kamu ditinggalkan kekasihmu,
dia bilang, aku adalah lelucon yang bisa membuat kamu tertawa lepas saat kamu berhasil membodohiku.
Yang aku tau, aku adalah seseorang yang datang saat kamu benar-benar membutuhkanku sebagai sosok yang memberimu kasih sayang dan perhatian yang super, dan itu juga yang kamu katakan padaku.
Aku tak mengerti, disaat rasa ini mulai tumbuh, dia datang.
seseorang yang kamu datangkan kepadaku.
sebagai teman dalam resahmu,
sekaligus sebagai orang yang selalu membuatku bingung.
Siapa sebenarnya yang ingin kamu pilih ?
Aku, perempuan yang kamu bilang seperti penawar luka yang kamu rasa.
atau, dia?
orang yang telah mengenalimu sebelum aku datang dalam hidupmu.
Ya, aku sadari persahabatan kalian mungkin jauh lebih berharga dari kehadiranku.
Tapi, apa kamu tidak bisa bersikap lebih adil kepada kami?
sampai dia harus merasa kehilangan mu, dan membuatku luka dengan apa yang dia katakan padaku.
Aku perempuan yang sering merasa dilukai.
tapi bukan dengan cara seperti ini.
yang harus merasa menjadi pihak ketiga dalam persahabatan kalian,
Aku perempuan, yang masih mengetahui batas.
jika memang kalian punya dunia sendiri,
aku pergi....
Sabtu, Desember 25, 2010
Jumat, Desember 17, 2010
stupid !!!!
Aku hanya inginkan dia tau tentang perasaan ini, tapi ternyata dia ga mau perduli.
ya, mungkin menurut dia aku hanya pengisi waktu disaat dia sendiri saja. Tanpa dia sadari, bahwa dia telah memberi banyak harapan kosong untukku.
dia ingin aku menemani hari-harinya yang sepi, dia ingin aku menjadikannya teman, yang tidak sekedar teman biasa.
Dan disaat aku telah asyik dengan peranan itu, dia memintaku untuk melepasnya. Membiarkan aku mencari seseorang yang bisa menggantikannya. Mungkin karena dia memang tidak pernah merasa menjadi seseorang yang spesial untukku, atau mungkin dia telah menemukan seseorang yang jauh lebih baik dariku.
Aku sempat ingin tau alasan itu, namun setelah aku fikir lagi, percuma saja aku tau.
Dengan alasan yang masuk akal sekalipun, aku tetap tidak bisa terima keputusan dan alasan dia.

Dia tidak pernah tau, apa yang dia lakukan telah menorehkan luka dihatiku. Namun, yaa sudahlah, kalopun dia tau, dia ga mungkin bisa kembali lagi.
Aku akan berusaha seceria mungkin dihadapan dia.
Aku ga mau dia tau kalo aku lemah saat dia memutuskan, memberikan kebebasan kepadaku untuk memilih yang lain.
Aku tau, dia bukan seseorang yang sempurna, tapi apa dia sadar?? caranya membuatku jatuh hati sangat sempurna, sehingga saat inipun, saat dia tak lagi bersamaku, dia tetap menjadi bagian yang paling sempurna di hatiku.
Dia telah mengajarkan aku untuk tidak membencinya, meskipun dia telah memberikan luka yang mungkin tidak bisa aku lupakan.
Dan mulai saat ini, aku akan penuhi semua inginnya dia.
Aku akan mencari seseorang yang jauh lebih baik untukku, dan aku akan tunjukkan kepadanya, bahwa aku mampu tanpa dia !
bahkan aku akan jauh lebih bahagia tanpa dia.
ya, mungkin menurut dia aku hanya pengisi waktu disaat dia sendiri saja. Tanpa dia sadari, bahwa dia telah memberi banyak harapan kosong untukku.
dia ingin aku menemani hari-harinya yang sepi, dia ingin aku menjadikannya teman, yang tidak sekedar teman biasa.
Dan disaat aku telah asyik dengan peranan itu, dia memintaku untuk melepasnya. Membiarkan aku mencari seseorang yang bisa menggantikannya. Mungkin karena dia memang tidak pernah merasa menjadi seseorang yang spesial untukku, atau mungkin dia telah menemukan seseorang yang jauh lebih baik dariku.
Aku sempat ingin tau alasan itu, namun setelah aku fikir lagi, percuma saja aku tau.
Dengan alasan yang masuk akal sekalipun, aku tetap tidak bisa terima keputusan dan alasan dia.

Dia tidak pernah tau, apa yang dia lakukan telah menorehkan luka dihatiku. Namun, yaa sudahlah, kalopun dia tau, dia ga mungkin bisa kembali lagi.
Aku akan berusaha seceria mungkin dihadapan dia.
Aku ga mau dia tau kalo aku lemah saat dia memutuskan, memberikan kebebasan kepadaku untuk memilih yang lain.
Aku tau, dia bukan seseorang yang sempurna, tapi apa dia sadar?? caranya membuatku jatuh hati sangat sempurna, sehingga saat inipun, saat dia tak lagi bersamaku, dia tetap menjadi bagian yang paling sempurna di hatiku.
Dia telah mengajarkan aku untuk tidak membencinya, meskipun dia telah memberikan luka yang mungkin tidak bisa aku lupakan.
Dan mulai saat ini, aku akan penuhi semua inginnya dia.
Aku akan mencari seseorang yang jauh lebih baik untukku, dan aku akan tunjukkan kepadanya, bahwa aku mampu tanpa dia !
bahkan aku akan jauh lebih bahagia tanpa dia.
Senin, Desember 13, 2010
Tentang Dia
hanya sebatas tau nama dia, tau face dia melalui foto, tau suara dia melalui telfon.
tapi aku tidak tau wujud dia yang sebenarnya.
karena aku hanya mengenalnya melalui dunia yang tak nyata.
dan aku merasa sangat bodoh karena telah membiarkan hati ini bermain-main dengan kenyataan yang seharusnya tak pernah terjadi.
dia, adalah orang pertama yang sanggup membuat aku merasa kesal saat dia mencoba mendekati wanita lain.
sebelumnya, aku selalu masabodoh dengan lelaki manapun yang berusaha mendekatiku. tapi, dia...
dia berhasil meyakinkanku kalau dia memang pantas untukku.
meskipun pada kenyataan nya itu semua salah besar.
dia ternyata sama aja dengan lelaki manapun. yang sama-sama selalu berusaha meyakinkan aku untuk memilihnya, sebelum akhirna kita bersama.
namun setelah dia mendapatkan aku, dengan alasan dia ga pantas untukku dan ingin membuat aku lebih bahagia, dia akan tetap meninggalkan aku.
untuk dia, seseorang yang yang telah berhasil mencuri hatiku, mungkin ini memang rencana awalmu. Ingin membawaku kedalam janji palsumu. mengajakku terbang, membawaku berkeliling kedunia mu. Dan lalu meninggalkanku , dan aku tersesat diduniamu.
tapi aku tidak tau wujud dia yang sebenarnya.
karena aku hanya mengenalnya melalui dunia yang tak nyata.
dan aku merasa sangat bodoh karena telah membiarkan hati ini bermain-main dengan kenyataan yang seharusnya tak pernah terjadi.
dia, adalah orang pertama yang sanggup membuat aku merasa kesal saat dia mencoba mendekati wanita lain.
sebelumnya, aku selalu masabodoh dengan lelaki manapun yang berusaha mendekatiku. tapi, dia...
dia berhasil meyakinkanku kalau dia memang pantas untukku.
meskipun pada kenyataan nya itu semua salah besar.
dia ternyata sama aja dengan lelaki manapun. yang sama-sama selalu berusaha meyakinkan aku untuk memilihnya, sebelum akhirna kita bersama.
namun setelah dia mendapatkan aku, dengan alasan dia ga pantas untukku dan ingin membuat aku lebih bahagia, dia akan tetap meninggalkan aku.
untuk dia, seseorang yang yang telah berhasil mencuri hatiku, mungkin ini memang rencana awalmu. Ingin membawaku kedalam janji palsumu. mengajakku terbang, membawaku berkeliling kedunia mu. Dan lalu meninggalkanku , dan aku tersesat diduniamu.
Senin, Desember 06, 2010
dia
ga bisa ngedip,
yaaa,,itulah yang sering terjadi kalo saja saya liat dia.
mungkin agak gila, tapi ini nyata.
dari dulu ampe sekarang dia masih tetep bisa selalu bikin saya jatuh cinta sama dia,
terutama sama senyumnya yang cool !!
sumpah, cuma senyum dia yang bisa bikin saya ikutan tersenyum, dalam keadaan apapun saya saat itu.
meskipun saya sedang bete sebete-betenya, tapi kalo liat dia tersenyum,, udah deh,, meleleh juga senyum saya,
ada satu hal yang sampai saat ini masih membuat saya penasaran, saya hanya ingin sekali saja ngobrol langsung sama dia,
selama saya kenal dia, saya hanya berani ngobrol via telfon, mungkin karena saya cewek, jadi saya ngerasa ga pede aja untuk lebih agresif dari itu.
atau mungkin karena status sosial kita yang jauh berbeda,
atau mungkin juga karena saya yang terlalu minder dengan keadaan saya yang seperti ini,
secara fisik,, saya tidak terlalu bisa menarik perhatian mereka-mereka, apalagi dia.
yaaa,,itulah yang sering terjadi kalo saja saya liat dia.
mungkin agak gila, tapi ini nyata.
dari dulu ampe sekarang dia masih tetep bisa selalu bikin saya jatuh cinta sama dia,
terutama sama senyumnya yang cool !!
sumpah, cuma senyum dia yang bisa bikin saya ikutan tersenyum, dalam keadaan apapun saya saat itu.
meskipun saya sedang bete sebete-betenya, tapi kalo liat dia tersenyum,, udah deh,, meleleh juga senyum saya,
ada satu hal yang sampai saat ini masih membuat saya penasaran, saya hanya ingin sekali saja ngobrol langsung sama dia,
selama saya kenal dia, saya hanya berani ngobrol via telfon, mungkin karena saya cewek, jadi saya ngerasa ga pede aja untuk lebih agresif dari itu.
atau mungkin karena status sosial kita yang jauh berbeda,
atau mungkin juga karena saya yang terlalu minder dengan keadaan saya yang seperti ini,
secara fisik,, saya tidak terlalu bisa menarik perhatian mereka-mereka, apalagi dia.
Langganan:
Postingan (Atom)