entah apa yang harus kucari
entah siapa yang harus kupilih
saat ku berikan separuh hatiku untuknya,
dia hanya mencabik dan menghancurkannya
dan aku mulai menutup diri
walaupun hanya untuk sebagai sandaran,
aku takkan pernah rela memberikan separuhnya lagi dari hatiku
yang kumiliki saat ini hanya sisa hati yang luka
yang masih bisa ku jaga dan ku obati sendiri
jika memang suatu saat nanti
aku tetap harus menyerahkan sisa hati ini
aku berharap dia adalah pemilik rasa atas izin-Mu
dan saat ini, kupasrahkan hati ini
pada waktu dan Engkau
maha pengobrak abrik hati,,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar